Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta melalui penjajagan yang diinisasi Laboratorium Organisasi Internasional memperkuat kerja sama akademik dan kebudayaan dengan Republik Islam Iran melalui rangkaian kegiatan yang meliputi penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA), public lecture, serta peresmian Iran Corner sebagai bagian dari implementasi kerja sama antara kedua pihak.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperluas ruang kolaborasi FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta dengan mitra dari Iran, khususnya dalam bidang diplomasi kebudayaan, pertukaran pengetahuan, serta penguatan hubungan antarmasyarakat melalui pendidikan dan kebudayaan.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) antara FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta dan mitra dari Republik Islam Iran. Penandatanganan ini menjadi landasan bagi pengembangan berbagai bentuk kegiatan bersama, baik dalam bidang akademik maupun kebudayaan.
Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen untuk membuka lebih banyak peluang interaksi akademik dan pertukaran budaya yang dapat memberikan pengalaman serta wawasan internasional bagi sivitas akademika, khususnya mahasiswa FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta.
Setelah penandatanganan MOA, kegiatan dilanjutkan dengan public lecture bertajuk “Cultural Diplomacy between Iran and Indonesia and the Future of South-South Cooperation.” Topik tersebut menjadi ruang diskusi mengenai peran kebudayaan dalam membangun hubungan antarnegara serta pentingnya kerja sama negara-negara Global South dalam menghadapi berbagai dinamika global.
Dalam kesempatan tersebut, Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Islam Iran hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai diplomasi kebudayaan serta hubungan kebudayaan antara Iran dan Indonesia. Kehadiran perwakilan Kedutaan Besar Republik Islam Iran memberikan perspektif langsung mengenai bagaimana kebudayaan dapat menjadi instrumen untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat dan membangun pemahaman lintas budaya.
Public lecture juga diikuti dengan sesi pengenalan bahasa Persia yang disampaikan oleh Persian language instructor. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal bahasa Persia sekaligus memahami bahwa bahasa merupakan salah satu pintu penting untuk mempelajari kebudayaan, sejarah, dan masyarakat Iran.
Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti sesi tersebut menunjukkan bahwa kerja sama internasional tidak hanya dapat diwujudkan melalui kegiatan akademik formal, tetapi juga melalui pengalaman belajar yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi secara langsung dengan bahasa dan kebudayaan negara mitra.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peresmian Iran Corner di lingkungan FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta. Iran Corner dihadirkan sebagai salah satu bentuk nyata implementasi kerja sama sekaligus sebagai ruang bagi sivitas akademika untuk mengenal lebih jauh mengenai Iran, mulai dari bahasa, kebudayaan, sejarah, hingga berbagai aspek kehidupan masyarakatnya.
Keberadaan Iran Corner diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran dan interaksi yang berkelanjutan bagi mahasiswa dan sivitas akademika FISIP. Tidak hanya sebagai pusat informasi mengenai Iran, Iran Corner juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi berbagai kegiatan akademik dan kebudayaan yang mendukung penguatan hubungan Indonesia–Iran.
Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional dan menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berwawasan global bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi akademik dan kebudayaan, kerja sama dengan Iran diharapkan dapat terus berkembang dan membuka ruang bagi berbagai inisiatif bersama di masa mendatang.
Dengan penandatanganan MOA, pelaksanaan public lecture, pengenalan bahasa Persia, serta peresmian Iran Corner, kerja sama antara FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta dan Iran tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi diwujudkan melalui program yang dapat diakses dan dirasakan secara langsung oleh sivitas akademika.
FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta dan Iran bersama-sama membuka ruang baru bagi dialog lintas budaya, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kerja sama Selatan-Selatan melalui pendidikan dan kebudayaan.
